Jika Sekarang Anda E-Mail, Dulu Ada V-Mail

Sebelumnya masa surat elektronik (e-mail), pernah ada yang namanya V-Mail di jaman Perang Dunia II. V-Mail adalah kependekan dari Victory Mail.

Ini yaitu langkah yang digunakan militer AS kirim banyak surat, namun ditanggung tidak banyak makan tempat. Dapat disebutkan, V-Mail adalah e-mail di jaman perang dahulu.

Kirim surat waktu jaman Perang Dunia II memanglah popular. Dapat berbentuk surat resmi antar pemerintah, surat pribadi kerabat, atau keluarga tentara AS yang tengah berperang.

Jumlah surat yang di kirim juga dari ke hari makin banyak. Militer AS terasa memerlukan langkah baru kirim surat dalam jumlah besar, namun tetaplah menghemat tempat.

Pemecahannya yaitu V-Mail ini. Seperti apa rupa V-Mail serta bagaimana caranya mengirimnya?

Gunakan microfilm

Diambil KompasTekno dari Mashable, Selasa (21/3/2017), militer AS bekerja sama juga dengan vendor kamera Eastman Kodak meluncurkan V-Mail pada 15 Juni 1942.

V-Mail lalu jadi cara paling utama berkomunikasi pada tentara di medan perang dengan keluarga dirumah.

Satu surat V-Mail ditulis dalam kertas umum. Surat itu lalu difoto dengan memakai rol microfilm. Nah, microfilm berikut yang di kirim, bukanlah surat dalam amplop.

Satu rol microfilm dapat menyimpan sekitaran 1. 600-an surat. Ukuran satu rol microfilm sendiri waktu itu sebesar bungkus rokok.

Dengan langkah tersebut, kargo surat seberat sembilan ton dapat dikurangi jadi sembilan kilo saja. Surat-surat yang semula di kirim dalam 37 kantung waktu itu dapat di kirim dalam satu kantung microfilm.

Tiap-tiap surat yang bakal jadikan microfilm harus juga lewat sistem sensor. Sistem ini dikerjakan untuk menanggulangi bahaya spionase atau mata-mata.

Sesudah microfilm di kirim, lalu bagaimana caranya membacanya?

Microfilm yang hingga ditempat maksud lalu bakal diciptakan, layaknya seperti cetak photo. Cetakan itu di buat seukuran kertas yang huruf-hurufnya gampang terbaca.

Related posts

Leave a Comment