Boss Google Pimpin Para Karyawan Untuk Demo Kebijakan Donald Trump

Gelombang memprotes berkaitan kebijakan larangan imigrasi yang di keluarkan oleh Presiden AS Donald Trump selalu nampak. Termasuk juga beberapa pekerja serta bos Google yang menentang kebijakan pro-kontra itu.

Sekurang-kurangnya kian lebih 2. 000 pekerja Google menampik larangan imigran dari tujuh negara yang sebagian besar muslim, yakni Iran, Irak, Sudan, Somalia, Suriah, Libya, serta Yaman.
Demonstrasi beberapa ribu karyawan Google itu tidak cuma terkonsentrasi di Mountain View, markas dari Google, namun juga berjalan di New York, sampai Seattle. Bahkan juga pejabat Google, seperti Chief Executive Officer Google Sundar Pichai sampai Pendiri Google, Sergey Brin ada di tengah-tengah demonstran.

” Aku saksikan banyak pemimpin dari Google disini, hari ini. Kami menggunakan dua jam pagi ini bicara semuanya. Terdapat beberapa pekerjaan yang perlu dikerjakan. (Namun), aku fikir ini utama, kita tetaplah mesti meraih akhirnya, ” tutur Pichai diambil Tech Crunch, Selasa 31 Januari 2017.

CEO Google Sundar Pichai di dalam demo tolak larangan imigran. Pada saat itu, Sergey Brin mengemukakan aspirasinya di depan beberapa ribu karyawannya masalah larangan imigrasi. Ia menceritakan bagaimana awal kali datang ke AS waktu umur enam th. dari Uni Soviet yang saat ini lokasi Rusia.

” Pada saat itu, Kamu tahu, (Uni Soviet) yaitu musuh paling besar yang dipunyai AS, ” ucap Brin.

Saat itu waktu Perang Dingin berjalan serta ancaman nuklir dari Uni Soviet, namun AS waktu itu ingin menyimpan Brin bersama keluarganya.

” AS (saat itu) mempunyai keberanian untuk mengambil aku serta keluarga aku sebagai pengungsi, ” tuturnya.

Brin meneruskan, larangan imigran dari tujuh negara ini adalah perbincangan menyangkut nilai-nilai fundamental.

” Ini yaitu perbincangan mengenai nilai-nilai fundamental, mengenai pembuat kebijakan serta beberapa hal lain yang aku fikir nyatanya tak universal. Namun aku fikir beberapa besar negara, legislator serta beberapanya mensupport serta aku fikir itu utama, ” katanya.

Related posts

Leave a Comment